SocioLife, Jakarta (07/04/2026) Platform desain berbasis AI, Picsart, resmi meluncurkan program monetisasi kreator. Program ini terbuka untuk semua pengguna tanpa sistem undangan maupun syarat jumlah pengikut minimum.
Dilansir dari TechCrunch (06/04) melalui program ini, kreator diminta membuat konten orisinal menggunakan tools Picsart untuk kampanye tertentu, lalu membagikannya di social media. Pendapatan akan dihitung berdasarkan performa konten, seperti interaksi audiens, bukan sekadar jumlah follower.
Langkah ini menandai transformasi Picsart dari sekadar aplikasi kreatif menjadi platform yang memungkinkan kreator menghasilkan uang. Strategi ini juga dinilai sebagai upaya untuk menarik sekaligus mempertahankan komunitas kreator.
Setelah mendaftar, kreator akan mendapatkan akses ke dashboard berisi berbagai prompt dan tantangan kreatif. Salah satu contohnya adalah membuat karakter lucu berbulu menggunakan Picsart Aura, asisten AI (Artificial Intelligence) yang mampu menghasilkan dan menganimasikan gambar maupun video dari perintah teks atau suara.
Namun perlu di noted! Picsart menegaskan bahwa sekadar mengunggah gambar AI tanpa sentuhan kreativitas tidak akan menghasilkan engagement maupun pendapatan yang signifikan.
Untuk mengikuti program, kreator cukup mengunggah konten ke platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X. Setelah itu, mereka mengisi formulir berisi tautan konten, tag kampanye, serta deskripsi singkat proses pembuatan.
Pendapatan dihitung dari metrik seperti views, komentar, share, dan jangkauan. Kreator dapat memantau penghasilan melalui dashboard dan mencairkannya lewat Stripe.
CEO sekaligus pendiri Picsart, Hovhannes Avoyan, menyatakan bahwa selama ini ekonomi kreator belum sepenuhnya memberi imbalan bagi kreator biasa. Melalui program ini, Picsart ingin menghadirkan sistem yang lebih terbuka dan adil, konten bagus dengan performa tinggi akan langsung dibayar.
Tambahan info, sejak dibuat pada 2011 silam, Picsart kini memiliki lebih dari 130 juta pengguna global dan sempat meraih status unicorn pada 2021.
Ekspansi ini juga melengkapi langkah terbaru Picsart yang sebelumnya meluncurkan marketplace agen AI, memungkinkan kreator “mempekerjakan” asisten AI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengedit konten media sosial hingga mengolah foto produk di Shopify.
(BoRil)
BACA JUGA:
ChatGPT Masuk CarPlay, Tapi Belum Bisa Gantikan Siri
MG Gaspol Pameran Mall, MGS5 EV Jadi Andalan