Sociolife, Jakarta (07/01/2025) Sepanjang 2024 kemarin kendati banyak bermunculan merek mobil baru, pasar otomotif nasional bergejolak lantaran adanya penurunan penjualan yang signifikan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengungkapkan, lesunya pasar otomotif dalam negeri sedikit banyak dipengaruhi oleh eskalasi politik di dalam negeri salah satunya Pemilihan Presiden (Pilpres 2024).
Berdasarkan data terakhir, GAIKINDO mencatat penurunan penjualan mobil sepanjang Januari hingga November 2024 sebanyak 784.788 unit. Angka ini turun 14,7 persen (year on year, yoy) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni 920.518 unit.
Melansir situs resmi GAIKINDO yang dihimpun pada 2024 lalu, meski diwarnai dengan pendatang baru di industri otomotif nasional seperti VinFast, Jetour, BAIC atau Chery dan lainnya. Para pemain lama masih menempati posisi lima besar merek mobil terlaris di Indonesia. Siapa saja mereka?
1. Toyota
Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu merek mobil tertua di Indonesia ini mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan penjualan 262.315 unit (33,4 persen market share) secara wholesale.
2. Daihatsu
Penjualan whole sales masing- masing di angka 149.975 unit (19,1 persen market share.
3. Honda
Sementara Honda duduk di posisi ketiga dalam catatan GAIKINDO yaitu sebanyak 86.350 unit (11,0 persen market share).
4. Mitsubishi
Mitsubishi Motors mencatat penjualan 65.743 unit (8,4 persen market share).
5. Suzuki
Suzuki menjual sebanyak 60.087 unit (7,7 persen market share) menjadikannya duduk pada peringkat kelima dalam daftar mobil terlaris sepanjang 2024.
(Boris)