SocioLife, Jakarta (25/06/2025) Permainan Lego enggak sepenuhnya dimainkan usia tertentu, semua usia kecuali balita bisa menyukai, memainkan dan mengoleksinya. Dan penelitian menyimpulkan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh bagi tumbuh kembang anak.
Mengutip laman klikpsikolog, permainan lego dapat membantu perkembangan psikomotor, kognitif dan juga kemampuan sosial anak. Berikut adalah manfaatnya.
Motorik Halus
Saat bermain lego, anak akan banyak mengambil, mengangkat, menekan hingga merekatkan satu persatu balok lego. Hal ini akan membantu anak untuk mengembangkan motorik halus khususnya pada jari tangan.
Konsep Matematika
Bentuk, ukuran, jumlah, hingga konsep penjumlahan maupun pengurangan dapat dipelajari lewat permainan lego.
Kreativitas dan problem solving
Dalam satu tema Lego memiliki banyak warna, bentuk, ukuran, hingga beragam figur orang. Jika memiliki banyak lego set, balok ini bisa dikombinasikan satu sama lain agar terbentuk sesuatu yang berbeda sesuai imajinasi dan kreatifitas sendiri.
Social Skill
Bermain lego secara kelompok bersama adik, kakak, orangtua, maupun teman tentunya akan lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak.
Keteguhan
Bermain Lego juga mengajarkan kita dalam mengambil sikap gigh. Ada saat balok lego yang disusun enggak sesuai plotnya, ada juga msaat sudah berdiir tegak roboh, disini butuh keteguhan.
Percaya Diri
Dengan memainkan Lego sedari kecil bisa menumbuhkan rasa percaya diri. Ini tentu bagus saat bersosialisasi di lingkungan pertemanan atau dunia kerja.
(Boris)
BACA JUGA:
Mulai Populer di Kalangan Gen Z, BlackBerry Siap Beraksi
11 Fitur Baru Aplikasi JAKI yang Perlu Anda Tahu (Part 1)