SocioLife, Jakarta (08/07/2025) Beberapa hari terakhir di DKI Jakarta sering turun hujan deras, ini bikin beberapa kawasan jalan di Jakarta tergenang air. Kalau lihat video yang edar di sosmed banyak komentar warga yang mengeluh dan menyalahkan Pemprov. Apa harus begitu?
Sabar, bukan maksud nge-pro Pemprov, tetapi faktanya, banjir di beberapa wilayah DKI Jakarta disebabkan karena tiga hal utama ini.
Di tulis dalam situs pantaubanjir.jakarta.go.id, secara geografis, DKI Jakarta merupakan dataran rendah yang berada di antara hulu sungai dan pesisir. Berikut penjelasannya.
Banjir Hujan Lokal
Hujan deras dan durasi lama di wilayah Jakarta akan membuat saluran-saluran air dan daerah cekung jadi cepat penuh. Nah kalau sudah luber, air meluap hingga menyebabkan banjir ke jalan-jalan.
Di samping itu, ukuran drainase (suatu konstruksi yang berfungsi mengurangi atau membuang kelebihan air) di kota Jakarta dirancang hanya menampung debit air maksimal 120 mm/hari. Kalau terjadi hujan besar ekstrim, curah hujan melebihi kapasitas tersebut dan banjir deh!
Banjir Kiriman
Hujan dengan intesitas tinggi di daerah hulu (Jawa Barat dan Banten) akan terbawa melalui 13 aliran sungai ke Jakarta sebelum lepas ke laut. Hal inilah yang membuat sungai yang bermuara di Jakarta meluap dan mengakibatkan banjir.
Banjir Rob
Selain karena hujan dan kiriman debit air dari hulu, Jakarta juga rentan terkena pasang air laut (Rob).
Hal ini biasanya terjadi di wilayah pesisir atau tepi laut Jakarta. Kini, di samping karena pasangnya air laut, penurunan muka tanah di utara Jakarta juga memengaruhi meningkatnya banjir rob.
Bor Sis jadi tahu sekarang ya, kenapa Jakarta seringkali banjir saat hujan datang.
(Boris)
BACA JUGA:
Beli HP Baru? Berikut 3 Hal Penting yang Perlu Dipehatikan
Cara Mudah Datangkan Cuan Lewat Instagram
Pengertian Ground Clearance dan Fungsinya Pada Mobil