SocioLife, Jakarta (24/03/2025) Keren! Walaupun kondisi standar aja motor listrik ini udah go green banget, tapi para mahasiswa di Tim UI Supermileage Vehicle (UI SMV) dari Universitas Indonesia bisa mengkonversi jantung pacu motor listrik ALVA jadi berbahan bakar hidrogen. Alhasil karya mereka ini berhasil menggondol dua penghargaan pada ajang Shell Eco-Marathon Asia 2025.
Singkat cerita, dua unit motor listrik yang didonasikan ALVA jadi bahan utak-atik para mahasiswa dalam tim UI SMV. “Keterlibatan ALVA dalam mendukung UI SMV bukan hanya sekadar bentuk kolaborasi, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam mendorong teknologi kendaraan ramah lingkungan” kata Purbaja Pantja selaku Chief Executive Officer ALVA dalam keterangan pers yang diterima redaksi Sociolife.
UI SMV sendiri menampilkan dua kendaraan inovatif, Kalabia EV III dan Keris Hydro I, yang membuktikan keunggulan teknologi mahasiswa Indonesia di kancah internasional yang berlangsung di sirkuit Lusail International Circuit, Doha, Qatar pada (8-12/02) lalu.
Sebagai ajang global yang menguji efisiensi energi kendaraan, Shell Eco-Marathon jadi pembuktian bagi UI SMV. Tahun ini, mereka mencatat sejarah dengan berkompetisi di kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell untuk pertama kalinya.
Kalabia EV III Menonjol dengan Desain Aerodinamis yang Efisien
Terinspirasi dari filosofi burung elang, Kalabia EV III hadir dengan desain aerodinamis optimal. Dikemudikan Bimo Putra Djuwana (Teknik Mesin 2023), kendaraan ini didukung tim solid, termasuk Rafael Sinema Hia (Manager Arjuna), Rainer Rakha Efkatama, dan lainnya. Dengan peningkatan sistem propulsi dan integrasi data canggih, Kalabia EV III berhasil meraih peringkat keempat dengan efisiensi 159 km/kWh.
Keris Hydro I Cetak Rekor Baru di Kategori Hidrogen
Tim Nakoela menghadirkan inovasi dengan Keris Hydro I, kendaraan berbahan bakar hidrogen dengan desain aerodinamis streamline. Keris Hydro 1 dikemudikan Fransiskus Xaverius Godwin Siringoringo (Teknik Mesin 2022), kendaraan ini dapat dukungan penuh dari tim inovatif, termasuk Haidar Satrio Wibowo (Manager Nakoela), Haydar Mahdi Khalifa Fill Ardh, dan lainnya.
Kali ini mereka mencetak rekor Asia baru dengan capaian efisiensi 528 km/m³ dan meraih posisi pertama di kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell.
Selamat bor!
(Boris)