SocioLife, Jakarta (01/05/2025) Body wrapping pada kendaraan seperti mobil menjadi tren modifikasi yang populer di Tanah Air, karena selain bisa tampil beda dari pengguna kendaraan sejenis juga dianggap mampu melindungi warna asli kendaraan terhadap ancaman terbaret.
“Teknik ini melibatkan pelapisan bodi kendaraan dengan stiker atau bahan vinyl khusus, baik secara penuh (full wrap) atau sebagian (partial wrap),” kata Rizan dari GMC Auto Wrap Sticker.
Selain untuk perubahan warna, body wrapping juga dapat digunakan untuk melindungi cat asli dari goresan, debu, dan paparan sinar UV. Lalu apa saja kelebihan dari body wrapping, kuy disimak.
Memberikan tampilan baru dan personalisasi pada kendaraan, baik dengan warna baru, desain, atau motif tertentu.
Melindungi cat asli kendaraan dari goresan, debu, dan paparan sinar UV yang dapat menyebabkan pudarnya warna.
- Mudah Dipasang dan Dilepas:
Proses pemasangan dan pelepasan stiker wrapping relatif mudah dan dapat dilakukan tanpa merusak cat asli.
- Pilihan Warna dan Desain yang Luas:
Tersedia berbagai pilihan warna, desain, dan tekstur stiker yang dapat disesuaikan dengan preferensi pemilik kendaraan.
- Proteksi Lebih Baik dari Skotlet Biasa:
Stiker wrapping memiliki daya tahan yang lebih baik dan dapat memberikan perlindungan yang lebih komprehensif terhadap bodi kendaraan dibandingkan skotlet biasa.
Nah, kekurangan body wrapping adalah biaya pemasangan yang lebih mahal daripada ongkos pengecatan standar, misalnya untuk body wrapping full bumper depan berkisar Rp1,5 jutaan sedangkan ongkos ngecat cukup skitar Rp700 ribuan per panel.
(Boris)