Evolusi Pembalut: Dari Kain Lap hingga Sayap Nyaman di Era Modern - sociolifemedia.com
Connect with us

Health & Beauty

Evolusi Pembalut: Dari Kain Lap hingga Sayap Nyaman di Era Modern

Ilustrasi pembalut wanita (Foto: canva)

SocioLife, Jakarta (06/11/2025) Setiap bulan, wanita di seluruh dunia punya satu benda yang posisinya enggak pernah tergantikan, yakni pembalut. Praktis, bersih, dan bikin aktifitas tetap nyaman saat datang bulan atau haid. Tapi siapa sangka, pembalut yang kita kenal sekarang punya sejarah panjang  bahkan sudah ada sejak lebih dari seribu tahun lalu, lho!

Dikutip Kompas.com dari laman Femme International, pembalut pertama kali muncul di era Yunani kuno, sekitar abad ke-10. Waktu itu, wanita harus kreatif — mereka menggunakan kain, kapas, wol domba, bahkan rumput untuk menahan darah menstruasi. Belum ada yang namanya “sekali pakai”, jadi semua harus dicuci dan dipakai berulang kali.

Ide pembalut modern justru datang dari para perawat di Prancis pada akhir abad ke-19. Saat bekerja di medan perang, mereka menggunakan bubur kayu untuk menghentikan pendarahan luka. Dari situ muncul ide membuat pembalut yang bisa menyerap darah dengan cepat dan langsung dibuang. Praktis banget untuk zaman itu!

Pembalut komersial pertama akhirnya lahir pada tahun 1888 bernama Southball Pad, lalu diikuti Johnson & Johnson dengan produk Lister’s Towel pada tahun 1896. Tapi, karena topik menstruasi dianggap tabu, banyak wanita merasa malu membelinya. Nama produknya pun sempat diganti menjadi Nupak agar terdengar lebih sopan, meski harganya masih tergolong mahal.

Perubahan besar datang saat pembalut dengan perekat di bagian bawah diperkenalkan. Wanita tak lagi repot dengan tali pengait atau sabuk khusus tinggal pasang di underwear, aman! Dan ketika pembalut bersayap muncul di tahun 1980-an, semua jadi lebih mudah pembalut jadi enggak mudah bergeser, dan aktivitas pun tetap lancar.

Seiring perjalanan waktu, kini, pembalut hadir dalam berbagai varian, seperti berdesain super tipis, beraroma lembut, bahkan ramah lingkungan. Tapi satu hal yang enggak berubah, fungsinya sebagai sahabat setia yang bikin kaum wanita tetap nyaman di “hari-hari spesial” mereka.

 

(BoRil)

BACA JUGA:

Ini 7 Salon Cuci Blow di Jakarta dengan Harga di Bawah 100 Ribu

Waspada, Dua Produk Herbal Populer di Thailand Gagal Uji Kualitas!

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025