SocioLife, Jakarta (14/01/2026) Amerika Selatan bukan saja dikenal dengan budaya dan etnis yang beragam. Tapi, tahukah Bor Sis kalau komunitas Muslim juga punya peran penting di kawasan ini?
Meski minoritas, populasi Muslim di beberapa negara Amerika Selatan tumbuh lewat sejarah panjang migrasi, perdagangan, dan kolonialisme.
Dikutip CNBC Indonesia (12/01), berdasarkan data World Population Review dan sumber lainnya, berikut tiga negara di Amerika Selatan dengan populasi Muslim terbesar:
1. Argentina
Populasi Muslim: ±420 ribu jiwa (0,5%)
Negara yang populer dengan tarian Tango ini memiliki komunitas Muslim terbesar di Amerika Selatan. Jejak Islam di negara ini bahkan bisa ditelusuri hingga ratusan tahun lalu. Misalnya, nama kota Córdoba yang terinspirasi dari pusat peradaban Islam di Andalusia, Spanyol.
Selain itu, Argentina juga dikenal ramah Muslim. Di Buenos Aires berdiri King Fahd Islamic Center, masjid terbesar di Amerika Selatan. Produk halal mudah ditemukan, terutama daging sapi—bahkan Argentina jadi salah satu pemasok daging halal dunia. Sejak 2011, hukum anti-diskriminasi juga menjamin kebebasan beribadah.
2. Suriname
Populasi Muslim: ±80 ribu jiwa (13,1%)
Lalu yang kedua ada Suriname. Kendati kecil secara wilayah, komunitas muslimnya berasal dari keturunan Asia Selatan dan Muslim Jawa, yang dibawa saat era kolonial Belanda.
Muslim di Suriname aktif di berbagai sektor, bahkan pernah mendirikan partai politik Muslim pertama pada 1946. Negara ini juga tercatat sebagai anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)—hal yang cukup langka di kawasan Amerika.
3. Guyana
Populasi Muslim: ±50 ribu jiwa (6,5%)
Ketiga terdapat, Guyana. Disini Islam berkembang lewat migrasi pekerja dari Asia Selatan saat masa kolonial Inggris. Kini, Muslim menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial negara ini.
Tercatat, ada lebih dari 150 masjid aktif di seluruh Guyana, lengkap dengan madrasah dan organisasi sosial. Muslim Guyana bebas menjalankan ibadah dan terlibat di dunia pendidikan hingga politik, meski tetap menghadapi tantangan modern seperti sekularisasi.
Bor Sis Lifers, keberadaan Muslim di Amerika Selatan membuktikan bahwa Islam bukan hanya bagian dari Timur Tengah atau Asia. Dari masjid terbesar di Buenos Aires hingga komunitas Muslim Jawa di Suriname, jejak Islam di Amerika Selatan adalah kisah tentang migrasi, adaptasi, dan keberagaman global.
(BoRil)
BACA JUGA:
Honda Resmi Perkenalkan Logo H Baru, Siap Sambut Era Mobil Listrik
Motor Boleh Masuk Tol Imbas Banjir Jakarta, Ini Kata Polisi