SocioLife, Jakarta (14/01/2025) Setahun kemarin penjualan mobil menurun dari yang ditargetkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Sementara proyeksi GAIKINDO tahun ini pasar otomotif nasional kembali meningkat, semakin banyak pembeli mobil baru.
Situs resmi GAIKINDO, seperti ditulis Kompas.com, Ketua I GAIKINDO Jongkie Sugiarto, menyebutkan 2025 industri otomotif menghadapi tantangan kenaikan pajak.
“Proyeksi 2025 belum kami putuskan, mengingat masih ada rencana beberapa kenaikan perpajakan yang bisa menjadi kendala. Tapi kami berharap tahun ini bisa kembali ke angka-angka normal,” katanya, (8/1/2025).
Jongkie menyatakan, sejatinya kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen sudah bisa diproyeksikan karena penerapan yang jelas, kecuali untuk tipe-tipe kendaraan tertentu yang mendapatkan insentif.
Kendati demikian, GAIKINDO berharap penjualan mobil di Indonesia pada 2025 kembali mencapai angka normal, yakni menembus angka 1 juta unit.
GAIKINDO melaporkan bahwa penjualan mobil pada tahun 2024 sesuai dengan proyeksi, di mana total whole sales (dari pabrik ke dealer) pada Januari-Desember 2024 mencapai 865.723 unit.
(Boris)