SocioLife, Jakarta (10/10/2025) Bor Sis Lifers, Jakarta Doodle Fest (JDF) 2025 kembali digelar untuk para apresiator seni alias seniman di Senayan City, (9–12 Oktober 2025). Tahun ini, lebih dari 70 seniman lokal bakal tampil dengan program yang lebih segar dan interaktif perpaduan antara visual art, musik, dan instalasi kreatif.
Dilansir dari situs resmi tfr.news, pada gelaran JDF Volume 3 ini selain ilustrasi, desain grafis, dan seni visual, juga akan menyoroti desain produk. Kami akan terus mengeksplorasi kolaborasi lintas industri, menampilkan potensi penerapan kekayaan intelektual dan karya seni dalam berbagai medium.
Menurut Christine Laifa, Co-founder JDF, edisi tahun ini dirancang agar pengunjung tak sekadar belanja art print atau stiker. “Kami ingin semua orang merasakan experience baru, mulai dari program musikal, Little Doodle for Kids, sampai instalasi kolaboratif,” katanya seperti dikutip dari antaranews.com (09/10).
Mengusung tema “Welcome Home, Doodlers!”, JDF 2025 membawa vibe hangat dan personal, terinspirasi dari tren home decor yang kini digandrungi Gen Z. Seni tak lagi sekadar pajangan, tapi juga hadir dalam bentuk pernak-pernik rumah yang fungsional dan estetik.

Ilustrasi gambar JDF tahun sebelumnya (Foto: tfr.news)
Festival ini juga menegaskan komitmennya pada karya orisinal, melarang penggunaan fanart dan AI art. Kurasi seniman dilakukan lewat open call dan undangan langsung, dengan fokus pada portofolio dan kreativitas, bukan jumlah followers.
Menariknya, JDF 2025 tak cuma digemari Gen Z dan milenial, tapi juga jadi destinasi seru untuk keluarga muda. “Ternyata anak-anak juga excited banget sama doodle, ini jadi kejutan buat kami,” tambah Christine Laifa, Co-founder JDF
Salah satu seniman, Nadya Noor, menyebut JDF 2025 sebagai ruang penting untuk mendekatkan kreator dengan publik. “Lewat festival ini, karya kami bisa hidup dan diapresiasi langsung,” ucapnya.
Selain pameran, pengunjung bisa menikmati area kuliner, sesi pijat santai, dan pertunjukan seni di Galeri Indonesia Kaya. Tiket dibanderol Rp25 ribu per orang (1 hari) atau Rp80 ribu (4 hari) dengan promo khusus bagi pengguna Bank Saqu. Anak di bawah lima tahun bebas masuk!
Tambahan info mengutip Wikipedia kata “doodle” secara harfiah berarti “coretan” atau “gambar kecil”. Jadi, sebenarnya itu hanyalah istilah lain untuk menggambar. Perbedaan utamanya adalah enggak perlu ada perencanaan apa yang akan digambar seperti pelukis professional.
(BoRil)
BACA JUGA:
Harga Tiga Produk Logam Mulia Kompak Naik
Blok M Jaksel, Banyak Spot Kuliner Enak dan Unik!