Sarjana Pengangguran Nambah, Petugas PJLP Jadi Pilihan - sociolifemedia.com
Connect with us

Lifestyle

Sarjana Pengangguran Nambah, Petugas PJLP Jadi Pilihan

Aktivitas petugas PJLP sedang menyiram tanaman di trotoar jalan di DKI Jakarta (Foto: Fachry)

SocioLife, Jakarta (10/07/2025) Diketahui dari berita yang beredar luas, banyak perusahaan swasta bangkrut dan pada akhirnya terjadi gelombang pengangguran dimana-mana. Nah daripada jobless, beberapa di antaranya melamar kerja jadi petugas PPSU. Demi bertahan hidup di kota besar ijazah S1 bukan lagi jaminan.

Lalu apa itu PPSU?

PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) merupakan tenaga kontrak yang direkrut kelurahan untuk menangani perawatan, perbaikan, dan kebersihan fasilitas umum di lingkungan masyarakat.

Unit ini dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 169 Tahun 2015 tentang Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Tingkat Kelurahan.

Ditulis Kompas.com (7/7), para sarjana yang turun ke selokan, memegang cangkul, menyapu jalan, bukan karena menyerah pada nasib, melainkan karena mereka memilih untuk tetap berjuang.

Gaji seorang petugas PPSU disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta, yakni sekitar Rp5,3 juta/bulan. Asiknya, petugas juga memperoleh manfaat jaminan kesehatan, kecelakaan dan kematian serta Tunjangan Hari Raya (THR) dibayar penuh.

Sejatinya, PPSU, Pasukan Hijau (Pertamanan), Pasukan Biru (SDA), Pasukan Kuning (Bina Marga) merupakan unit-unit kerja yang disebut sebagai PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) dengan paket remunerasi seperti yang tersebut di atas.

Secara garis besar PJLP adalah, sebuah sistem kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menaungi tenaga non-ASN dengan kontrak tahunan. Mereka bekerja untuk berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemprov DKI.

“Saya kuliah S1 Hukum di UMJ, jadi PJLP sejak 2020,” kata Fakhri yang bertugas mengemudikan truk tangki berisi air buat menyiram tanaman di kawasan Jakarta Selatan.

Fakhri menambahkan biasanya tiap Desember, kalau ingin tetap bekerja PJLP wajib ikut seleksi dan daftar ulang, ini barengan dengan calon PJLP baru.

Apapun jenis pekerjaan kita yang penting halal, semangat pejuang rupiah!

(Boris)

BACA JUGA:

Inilah alasan Bor Sis harus ke Camp de Katarina Puncak

WoMind! Perspektif Wanita Menyoal Dunia Pendidikan

 

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025