SocioLife, Jakarta (03/03/2026) Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah lagi meningkat. Dampaknya? Beberapa penerbangan dari dan ke Arab Saudi mengalami perubahan rute dan penundaan jadwal sebagai langkah antisipasi.
Hal ini tentu berpengaruh ke jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Kementerian haji dan umroh (Kemenhaj) pada (28/02),
Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), saat ini ada sekitar 58.873 jemaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.
Pemerintah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi terpantau dan terus dimonitor lewat koordinasi dengan perwakilan Indonesia serta otoritas setempat.
”Kementerian juga mengimbau keluarga jemaah di Tanah Air untuk tidak terpancing informasi yang belum jelas sumbernya,” kata Puji Raharjo, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Tujuannya jelas guna memastikan keamanan dan keselamatan jemaah jadi prioritas utama.
Jadi, tetap tenang, cek info dari sumber resmi, dan jangan mudah terpengaruh kabar yang belum tentu benar.
Pastikan update informasi hanya dari, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah resmi, perwakilan pemerintah dan saluran komunikasi resmi lainnya.
(Boris)
BACA JUGA:
Mudik Hemat Rasa Eksekutif? PT KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan
Cari Honda Bekas Bergaransi? Cek Dulu LIVA, Bor Sis!