Waspada Rem Blong! Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya - sociolifemedia.com
Connect with us

Automotive

Waspada Rem Blong! Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

SocioLife, Jakarta (06/12/2025) Belakangan ramai video di sosial media yang memperlihatkan peristiwa kecelakaan lalu lintas di Indonesia, antara human error atau mobilnya bermasalah. Nah biar kondisi mobil tetap aman saat digunakan, ada baiknya lakukan pengecekan dan perbaikan bila terjadi kerusakan, misalnya rem, salah satu komponen penting di kendaraan yang paling bekerja keras.

Di kondisi jalan Indonesia yang cuacanya gampang berubah, lalu lintas dinamis, plus mobil sering dipaksa angkut penumpang penuh, rem yang dipaksa terus-menerus bisa berujung malfungsi hingga blong, dan risiko ini sering memicu kecelakaan serius.

Kesalahan aplikasi rem jadi pemicu terbesar. Rem yang panas akibat perjalanan jauh tanpa jeda bikin performanya turun. Ditambah muatan berat, kampas dan cairan rem rentan overheat.

Gaya mengemudi agresif—nyerobot antrean, zig-zag di tol, atau ngerem penuh di turunan panjang—juga membuat suhu rem naik drastis hingga akhirnya kehilangan daya cengkeram.

Mengutip laman Toyota Indonesia, mobil dengan sistem transmisi otomatis juga lebih berisiko karena minim engine brake, membuat rem bekerja ekstra di turunan. Kebiasaan “nginjek rem halus-halus tapi lama” pun bikin panas tersimpan di kaliper dan berujung rem blong.

Secara teknis, dua kondisi ini paling sering terjadi, Vapor lock, cairan rem mendidih dan menghasilkan uap yang bikin tekanan rem hilang. Overheat kampas rem, gesekan menurun drastis, kampas tak bisa mencengkeram cakram.

Bor Sis berikut tips agar fungsi rem mobil Anda tetap optimal.

Lakukan pengecekan air rem dengan teratur. Pastikan levelnya normal dan enggak ada kebocoran. Isi ulang bila perlu dan segera periksa ke bengkel resmi jika terlalu cepat berkurang.

Pastikan tidak “masuk angin”, tidak ada endapan kotoran, dan selang atau pipa rem enggak getas atau berkarat.

Jangan lupa lihat kondisi kanvas rem, karena walau terlihat masih tebal, kampas bisa kehilangan daya cengkeram akibat overheat. Ganti jika sudah enggak layak, sekaligus cek kondisi cakram atau teromol.

Atur ketinggian rem tangan. Idealnya di posisi 5–8 klik. Rem tangan juga berfungsi sebagai rem darurat saat kondisi genting.

(Boris)

BACA JUGA:

QJRiders Chapter Bali Dibentuk: Pionir Komunitas QJMotor di Indonesia

WOW! Geely Galaxy V900 Pecahkan Rekor Dunia: 42 Penumpang Masuk Kabin

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025