SocioLife, Jakarta (16/11/2025) Produsen mobil start-up asal Tiongkok, Xpeng, makin agresif dalam melebarkan sayap di industri teknologi mobilitas masa depan lewat lini inovasi yang mencakup mobil robotik, robot humanoid, dan terakhir, mobil terbang modular.
Menurut CarNewsChina (13/11), Xpeng kini menyiapkan Robotaxi Level 4 (L4) yang dibekali empat chip Turing dengan total daya komputasi mencapai 3.000 TOPS (Tera Operations Per Second). Sistem ini dikombinasikan dengan Vision-Language Model (VLM) milik Xpeng untuk menghadirkan interaksi real-time antara pengemudi, kendaraan, dan sistem otonom.
Di dalam kabin, prosesor berdaya 750 TOPS ( mendukung asisten suara multibahasa, respons cepat, serta perlindungan privasi yang lebih baik. Semua teknologi ini menjadi bagian dari ekosistem (Vehicle-Level AI) VLA 2.0 dan platform Turing AI (Artificial Intelligence) yang menjadi inti komputasi mobilitas generasi berikutnya Xpeng.

Perusahaan Xpeng juga berencana menghadirkan versi otonom L4 “Robo” pada 2026. Model ini akan menawarkan dua mode berkendara dan kemampuan otonom yang lebih tinggi dibanding varian Max dan Ultra.
Enggak berhenti di situ, Xpeng akan meluncurkan tiga model Robotaxi baru pada 2026 dengan konfigurasi perangkat keras serupa, yang akan diuji di beberapa kota besar seperti Guangzhou, China. Setiap kendaraan dibekali fitur interaksi eksternal untuk menampilkan intensi mengemudi serta SDK terbuka bagi mitra global.
Selain lini kendaraan otonom, Xpeng juga tengah mengembangkan mobil terbang modular A868 berkapasitas enam penumpang dan robot humanoid Iron generasi baru, menandai komitmen mereka menuju era mobilitas pintar berbasis AI dan robotika.
(BoRil)
BACA JUGA:
Honda dan Komunitas Fotografi Hayomoto Kolaborasi di Ajang Honda Culture Indonesia 2025
Audi E5 Sportback Raup 10 Ribu Pesanan dalam 30 Menit di China