SocioLife, Jakarta (25/03/2025) Kacamata polarized, photocromic, dan bluecromic ternyata punya fungsi yang berbeda, tapi saling melengkapi dalam melindungi kedua mata kita. Singkatnya, polarized mengurangi silau, photocromic menyesuaikan cahaya, dan bluecromic memblokir sinar biru dari perangkat digital.
Penjelasan rincinya bisa simak ulasan dibawah yang telah Sociolife rangkum dari berbagai sumber.
1. Kacamata Polarized
Fungsi Utama: Mengurangi silau (glare) yang disebabkan oleh pantulan cahaya, terutama pada permukaan horizontal seperti air, jalan, atau kaca.
Cara Kerja: Lapisan khusus di lensa berfungsi untuk memfilter cahaya horizontal, bikin penglihatan lebih jelas dan nyaman di bawah sinar matahari.
Ideal untuk: Segala aktivitas luar ruangan seperti berkendara, berenang, atau bermain olahraga air.
2. Kacamata Photocromic
Fungsi Utama: Beradaptasi dengan perubahan intensitas cahaya, lensanya jadi gelap di bawah sinar matahari dan kembali bening ketika di dalam ruangan.
Cara Kerja: Memakai lensa yang sensitif terhadap sinar UV, sehingga warna lensa berubah secara otomatis sesuai dengan paparan cahaya.
Ideal untuk: Aktivitas yang sering berpindah antara dalam dan luar ruangan.
3. Kacamata Bluecromic
Fungsi Utama: Memblokir sinar biru yang dipancarkan oleh perangkat digital seperti ponsel, tablet, dan komputer, serta memiliki kemampuan photocromic.
Cara Kerja: Menggunakan kombinasi lensa blue light filter dan lensa photocromic, sehingga dapat melindungi mata dari sinar biru dan menyesuaikan dengan cahaya.
Ideal untuk: Lifers yang kesehariannya sering menggunakan perangkat digital dalam waktu lama dan terus menerus, baik di dalam maupun luar ruangan.
Tuh Bor Sis, mulai sekarang kalo rencana cari kacamata, beli yang memiiki fungsi bukan karena pengen terlihat gaya. Wkwk.
(Boris)