SocioLife, Jakarta (07/03/2025) Kemajuan teknologi membuat segalanya makin mudah, hal ini pun dimanfaatkan dalam industri otomotif ketika sistem perpindahan gigi otomatis biasa (AT) ditingkatkan menjadi CVT (Continuously Variable Transmission) pada mobil modern. CVT kabarnya lebih mumpuni dalam soal akselerasi yang lebih halus, terutama pada saat perpindahan gigi.
Mengenal CVT dan AT
Sebelumnya, CVT menjadi teknologi transmisi yang kini semakin populer diterapkan pada mobil terbaru dan modern. Jenis transmisi ini bekerja otomatis dalam mengubah rasio gigi, sehingga tidak perlu perpindahan gigi.
Sistem tersebut berbeda dengan transmisi AT (Automatic Transmission) yang masih memerlukan perpindahan gigi.
Perpindahan gigi CVT lebih smooth ketimbang AT
Mengingat perpindahan giginya yang lebih halus dan stabil, maka pada saat mengendarai mobil ini pun jadi lebih nyaman.
Konsumsi bahan bakar
Pada transmisi CVT, efisiensi bahan bakar lebih tinggi mengingat penurunan RPM dari perpindahan mesin. Hal tersebut membuat bahan bakar yang memasuki ruang bakar jadi lebih sedikit. Sementara itu tipe AT relatif lebih rendah untuk efisiensi bahan bakarnya.
Akselerasi
Transmisi AT memiliki akselerasi lebih responsif bila dibandingkan dengan transmisi CVT.
Perawatan
Untuk perawatan berkala pada sistem AT, tidak sesering perawatan sistem transmisi CVT. Biaya perawatan maupun perbaikannya pun lebih terjangkau karena sistemnya tidak sekompleks transmisi CVT.
(Boris)