SocioLife, Jakarta (29/10/2025) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menertibkan bangunan kios yang ada di Pasar Barito, Jakarta Selatan, pada Senin pagi (28/10). Aksi penertiban yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta ini bertujuan untuk mendukung proyek pembangunan Taman Bendera Pusaka.
Dilansir dari antaranews.com (27/10), terkait penertiban tersebut Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta menjelaskan bahwa proses penertiban dilakukan secara humanis dan tertib, setelah sebelumnya melalui tahapan peringatan SP1 hingga SP3.
“Pelaksanaan pembersihan dilakukan dengan sangat manusiawi. Dari pukul lima pagi hingga sekarang, semua berjalan baik,” ucap Pramono Anung seperti di tulis antaranews.com.
Pemprov DKI Jakarta juga menghimbau para pelaku usaha di Kawasan Barito yang terdampak penertiban agar dapat meneruskan usahanya di sentra Fauna, Lenteng Agung, Jaksel. Lokasi ini ini diklaim Pemrov DKI Jakarta, lebih nyaman dan strategis karena berada dekat stasiun kereta.
Area baru ini menyediakan 125 kios dengan berbagai zona, seperti Zona A buat Kuliner (22 kios), Zona B Amphitheater (70 kursi), Zona C dan D untuk Burung dan Pakan Hewan (74 kios) serta Zona E untuk segmen Parsel dan Kuliner Tambahan (29 kios).
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan gratis sewa kios selama enam bulan untuk pedagang eks-Pasar Barito. Menariknya, kawasan baru ini bahkan mulai dilirik oleh pedagang lain di luar komunitas Pasar Barito karena dinilai memiliki potensi bisnis yang menjanjikan.
Diharapkan dengan menempati area baru di Sentra Fauna Lenteng Agung, aktivitas perdagangan tetap hidup namun kini dengan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan ramah masyarakat. Sedangkan, Proyek Taman Bendera Pusaka diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2025 dan menjadi ikon baru ruang terbuka hijau di Jakarta Selatan.
(BoRil)
BACA JUGA:
Cuaca Ekstrim Jakarta: Atap Lapangan Padel hingga Pohon Tumbang, ini Kata BMKG?
Big Bad Wolf Jakarta 2025, Surga Bagi Para Pemburu Buku