Cuaca Ekstrim Jakarta: Atap Lapangan Padel hingga Pohon Tumbang, ini Kata BMKG? - sociolifemedia.com
Connect with us

Techno & Edu

Cuaca Ekstrim Jakarta: Atap Lapangan Padel hingga Pohon Tumbang, ini Kata BMKG?

Toyota Lexus berwarna hitam yang tertimpa pohon di jalan Metro Pondok Indah, Jaksel (Antara foto)

SocioLife, Jakarta (27/10/2025) Cuaca ekstrim hujan dibarengi angin kencang yang terjadi di beberapa kawasan DKI Jakarta pada Minggu (26/10) kemarin menyisakan sejumlah musibah mulai dari bangunan ambruk hingga menelan korban jiwa.

Melihat postingan video milik akun Instagram @tasyafarasya, terlihat rangka atap lapangan padel di Anwa Racquet Club, Jakarta Barat, terbawa angin yang berhembus kuat hingga membuat atap tersebut bergoyang sebelum akhirnya roboh.

Sementara dilansir Kompas.com (26/10), Uus Kuswanto, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Meruya.

“Sarana olahraga padel telah terjadi kerusakan akibat angin ketika hujan. Awal mula kejadian ketika hujan deras disertai angin kencang menerjang atap lapangan tenis dan atap itu terhempas angin,” ujar Uus Kuswanto, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat saat dikonfirmasi Kompas, Minggu (26/10/2025).

Sementara laman antaranews.com (26/10), di hari yang sama juga terdapat insiden, di jalan Metro Pondok Indah Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.00 WIB pohon tumbang dan menimpa bagian depan unit SUV (Sport Utility Vehicle) Toyota Lexus berwarna hitam. Musibah ini mengakibatkan pengemudi (berusia 50 tahun) SUV tersebut meninggal dunia di tempat kejadian.

Lalu kenapa belakangan ini sering hujan deras? Berikut penjelasan BMKG.

Terkait cuaca ekstim yang terjadi Minggu (26/10), menurut BMKG (Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika), disebabkan oleh beberapa faktor cuaca yang lagi aktif bersamaan terutama Sumatra, Kalimantan, dan Jawa.

Pertama, ada suplai uap air meningkat karena kondisi DMI negatif dan aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang bikin pembentukan awan hujan lebih intens.

Kedua, gelombang atmosfer Rossby di Samudra Hindia serta sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan dan sekitar Kalimantan juga ikut memperkuat potensi hujan.

So, Bor Sis tetap sedia payun sebelum hujan yah!

(BoRil)

BACA JUGA:

Big Bad Wolf Jakarta 2025, Surga Bagi Para Pemburu Buku

Apple Kurangi Produksi iPhone Air, Fokus ke iPhone 17 Series

 

 

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025