SocioLife, Jakarta (26/06/2025) Olahraga Padel di Indonesia belakangan ini semakin banyak penggemarnya. “Kalau sewa lapangan Padel tuh harus “ngewar” dulu (baca; siapa duluan dia dapat),” ungkap Yulie, wanita karir yang sociolifemedia temui di lapangan Futton Padel Badminton, Petukangan, Jaksel (26/6).
Padel, yang mirip dengan tenis dan squash, semakin populer karena mudah dipelajari, bersifat sosial, dan dianggap sebagai olahraga yang menyenangkan. “Bahkan dari sini kita bisa ketemu teman-teman lama untuk kembali jalin tali silaturahmi,” tambah perempuan yang memiliki tiga anak tersebut.
Pertumbuhan olahraga ini juga didorong oleh popularitasnya di kalangan selebriti dan atlet, serta kemudahan akses melalui banyaknya lapangan padel yang bermunculan di kota-kota besar.
Padel menawarkan pengalaman bermain yang seru dan dinamis, dengan gerakan cepat dan lapangan yang tidak terlalu luas sehingga masih aman buat nafas orang yang sudah berumur. Hehe.
Di samping itu, Padel biasanya dimainkan dalam format ganda, mendorong interaksi dan kerja sama tim, beda dengan tennis atau badminton yang bisa individu atau berdua.

Sementara itu, untuk harga raket padel bervariasi, mulai dari sekitar Rp750.000 hingga lebih dari Rp9.000.000 tergantung merek, bahan, dan fitur. Namun bila tidak memiliki raket biasanya di tempat sewa lapangan Padel juga ada yang menyewakan raket termasuk bolanya.
(Boris)
BACA JUGA:
Pahami Gejala Skizofrenia Sejak Dini
Enggak Sama, Ini Perbedaan Antara Sepatu Padel dengan Tenis