SocioLife, Jakarta (30/10/2025) Bor Sis, kabar baru datang dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Thailand nih, dua produk inhaler herbal Hong Thai Formula 2 dan Chama Herb Inhaler yang banyak digunakan ditarik dari peredaran setelah FDA Thailand menemukan kontaminasi mikroba yang berlebihan.
Diberitakan web channelnesasia.com (29/10), menurut laporan resmi FDA Thailand, kedua produk tersebut terdeteksi terkontaminasi mikroba dalam kadar yang melebihi batas aman.
Hong Thai Formula 2 (batch no. 000332) diproduksi (9 Desember 2024) dan kedaluwarsa (8 Desember 2027). Di dalamnya ditemukan Clostridium spp, bakteri pembentuk spora yang bisa berbahaya bagi kesehatan kalau terhirup atau masuk ke tubuh.
Lalu yang kedua, Chama Herb Inhaler (batch no. NF 2522503001), diproduksi 3 Maret 2025 dan kedaluwarsa 2 Maret 2028, juga terbukti mengandung mikroorganisme dari udara dalam jumlah berlebih.
FYI, Clostridium spp. termasuk bakteri yang bisa memicu gangguan serius kayak infeksi saluran pernapasan, mual, atau bahkan keracunan, tergantung jenisnya.
Kendati begitu, FDA Thailand menegaskan kalau tiga varian lain dari Hong Thai, yaitu Formula 1, 3, dan 4, masih aman dan lolos uji. Artinya, masalah ini hanya terjadi di satu batch spesifik dari Formula 2 dan satu batch dari Chama Herb.
Lebih lanjut, Otoritas Thailand saat ini lagi menyelidiki pihak produsen dan mempertimbangkan langkah hukum biar kasus serupa enggak terulang. Tujuannya, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap produk herbal lokal sekaligus memastikan standar keamanan tetap tinggi.
(BoRil)
BACA JUGA:
Over Workout Bisa Bikin Tubuh Kelelahan dan Sakit?
Gen Z Rawan Kena Serangan Jantung, Apa Penyebabnya?