SocioLife, Jakarta (17/12/2025) Kota Bogor selangkah lebih dekat menuju sistem transportasi publik modern. Updatenya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Industri Kereta Api (INKA) sebagai tanda dimulainya tahap uji coba trem perkotaan di wilayah kota Bogor.
Bor Sis, proyek ini bukan cuma soal transportasi, tapi juga bagaimana membuka potensi pengalaman baru menjelajah kota hujan dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan futuristik.
Dilansir laman bogorkita.com, (12/12), Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting setelah proses perencanaan panjang pengembangan transportasi berbasis rel. Trem dinilai menjadi solusi mobilitas perkotaan yang lebih efisien, sekaligus mendukung wajah Bogor sebagai kota wisata modern.
“Setelah perjalanan panjang, kini kita memasuki fase krusial. PT INKA (Industri Kereta Api) mendukung pengembangan sistem transportasi perkotaan Bogor melalui teknologi trem yang mereka kembangkan,” ujar Dedie A. Rachim, Wali Kota Bogor, saat penandatanganan MoU di Balai Kota Bogor, Kamis (11/12/2025).
Diharapkan tahun depan (2026), kereta trem ini mulai uji coba di lintasan sepanjang sekitar 450 meter. Jalurnya berada di kawasan strategis Stasiun Bogor–Alun-alun Kota Bogor, Jawa Barat, area yang dikenal ramai wisatawan dan mudah diakses. Ke depannya kalau uji coba berjalan mulus, jalur trem bakal lanjut ke koridor utama dengan panjang mencapai 7 sampai 8 kilometer.
Menurut Dedie A. Rachim, uji coba ini penting untuk melihat kesiapan teknis trem sebelum dioperasikan secara lebih luas. Pemkot Bogor juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membuka peluang perluasan lintasan uji coba.
Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah melintasi kawasan Kebun Raya Bogor, yang memungkinkan masyarakat sekaligus wisatawan merasakan langsung sensasi naik trem di tengah ikon wisata kota.
Fyi, dari sisi teknologi, trem ini merupakan produk karya anak bangsa. PT INKA mengembangkan trem dengan tingkat kandungan lokal lebih dari 60 persen serta mengusung sistem baterai tanpa katenari, alias tanpa kabel listrik di atas jalur. Teknologi ini membuat tampilan kota tetap estetik, sekaligus menjadikan operasional trem lebih hemat energi dan efisien.
Bor Sis kedatangan trem di Bogor berpotensi menjadi game changer bagi para pelancong lokal, terutama Gen Z yang gemar eksplor kota dengan transportasi unik, berkelanjutan, dan Instagramable.
Asik! Jalan-jalan ke Bogor nanti enggak cuma soal kuliner dan wisata alam, tapi juga pengalaman naik trem modern buatan Indonesia.
(BoRil)
BACA JUGA:
Harbin Ice-Snow World, Taman Es Terbesar di Dunia Siap Sambut Wisatawan
GAC Mulai Uji Coba Produksi Mobil Terbang Govy AirCab