SocioLife, Jakarta (28/10/2025) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi meluncurkan transportasi publik berbasis listrik yang mengusung skema Buy The Service (BTS). Pemkot Jambi memperkenalkan tiga bus medium dan tiga unit angkot listrik sebagai bagian dari komitmen menuju kota hijau dan mobilitas berkelanjutan.
“Kita perlu menata arah transportasi masa depan agar mobilitas masyarakat tetap efisien dan bebas polusi,” kata Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wali Kota Jambi, Jumat malam (24/10) di acara Carnaval Angso Duo.
Sementara itu, Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata percepatan transisi menuju transportasi publik ramah lingkungan.

Armada baru tersebut terdiri dari satu bus medium berkapasitas 26 penumpang dengan baterai 105 kWh, dan tiga unit angkot listrik berkapasitas 10 penumpang dengan baterai 42 kWh. Semua kendaraan sudah dibekali AC, CCTV, pintu darurat, palu pemecah kaca, dan alat pemadam kebakaran, memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Bor Sis layanan bus listrik ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00–20.00 WIB, dan melayani tiga rute utama, Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo (via Simpang Kawat) Terminal Alam Barajo – Terminal Rawasari (via Sipin), Terminal Rawasari – Paal X.
Menariknya, hingga Desember 2025, masyarakat dapat menikmati tarif gratis cukup dengan menempelkan KTP atau kartu elektronik (Flazz/e-Money) di Tap on Bus.
Peluncuran bus dan angkot listrik ini menjadi bukti nyata bahwa kota di luar Jawa juga mampu menjadi pionir dalam penerapan transportasi publik berkelanjutan. Dengan efisiensi energi yang signifikan dan sambutan positif warga, Kota Jambi kini menjadi contoh sukses transformasi transportasi menuju era bebas polusi.
(BoRil)
BACA JUGA:
Dari Mobil ke Robot, AiMOGA Robotics Siap Ubah Cara Dunia Bergerak
Honda Dinobatkan sebagai Merek Mobil Paling Handal Berdasarkan Survei Konsumen