SocioLife, Jakarta (07/11/2025) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memberlakukan kebijakan transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025.
Dilansir instagram @jktcreativemedia, kebijakan ini ditetapkan oleh Gubernur Pramono Anung dan berlaku sejak 7 Mei 2025, meski baru diresmikan pada 10 Oktober 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperluas akses terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat perkotaan tanpa menambah beban ekonomi.
Melalui kebijakan ini, tiga moda transportasi utama di Jakarta, seperti Moda Raya Terpadu (mass rapid transit/MRT), Lintas Rel Terpadu (light rail transit/LRT) hingga Transjakarta kini dapat digunakan secara gratis oleh kelompok masyarakat tertentu. Diketahui ketiga layanan tersebut dioperasikan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola sistem transportasi masing-masing.
Bor Sis berikut 15 kategori masyarakat yang berhak menikmati fasilitas ini secara gratis, di antaranya, Pegawai swasta dengan gaji maksimal Rp 6,2 juta per bulan, sesuai dengan batas Upah Penerima Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) Tahun 2025 sebesar Rp 6.206.275. Di samping itu ada Pelajar, mahasiswa, tenaga kesehatan, hingga pekerja informal berpenghasilan rendah.
Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), yang sebelumnya memberikan subsidi tarif transportasi bagi pekerja berpenghasilan menengah ke bawah.
Pemprov DKI menegaskan bahwa setiap penerima manfaat hanya boleh terdaftar dalam satu kategori penerima, meskipun memenuhi beberapa kriteria sekaligus. Selain itu, kartu layanan gratis tidak boleh disalahgunakan seperti diperjualbelikan atau dipinjamkan kepada orang lain.
Apabila pelanggaran terjadi, fasilitas gratis akan dicabut, dan penerima baru dapat mendaftar ulang setelah memenuhi syarat administratif ulang.
(BoRil)
BACA JUGA:
M/V Piano Land, Kapal Pesiar Mewah Ramah Muslim Pertama di Dunia!
Gen Z dan Milenial Jadi Penggerak Baru Pariwisata Dunia