WoMind! Fatima Al-Fihri: Perempuan Hebat di Balik Universitas Tertua di Dunia - sociolifemedia.com
Connect with us

Techno & Edu

WoMind! Fatima Al-Fihri: Perempuan Hebat di Balik Universitas Tertua di Dunia

Universitas Al-Qarawiyyin (Foto: RRI)

SocioLife, Jakarta (05/11/2025) Enggak banyak orang yang tahu, faktanya di luar sana banyak terlahir wanita hebat yang menginspirasi di dalam dunia pendidikan. Termasuk salah satunya adalah Fatima Al-Fihri, perempuan asal Fez, Maroko yang berhasil membangun Universitas Al-Qarawiyyin hingga dikenal dunia.

Fatima Al-Fihri, adalah pendiri Universitas Al-Qarawiyyin, kampus tertua di dunia yang masih aktif sampai sekarang. Enggak heran jika Universitas tersebut mendapatkan penghargaan dari Guinness World Records dan juga diakui oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization).

Dikutip dari rri.com, Universitas Al-Qarawiyyin awalnya hanya berupa masjid kecil yang didirikan pada abad ke-9. Seiring waktu, tempat ini berkembang menjadi pusat ilmu dan agama terbesar di Afrika Utara, bahkan lebih tua satu abad (859 M) dari Universitas Sankore di Mali (989 M) dan Universitas Bologna di Italia (1088 M).

Selain program studi keislaman seperti Tafsir dan Fiqih, Universitas Al-Qarawiyyin, tetapi juga memberikan berbagai ilmu sekuler seperti Matematika, Astronomi, Fisika, Kedokteran, Botani, Geografi, Logika, Filsafat, hingga bahasa asing seperti Yunani dan Latin.

Dari Universitas Al-Qarawiyyin, banyak melahirkan tokoh besar seperti Ibnu Khaldun (bapak ilmu sejarah), Ibnu Rushd (filsuf dan dokter), sampai Gerbert of Aurillac yang akhirnya jadi Paus Sylvester II.

FYI, Fatima Al-Fihri yang lahir pada 800 M adalah anak perempuan seorang pedagang kaya bernama Mohammed Bnou Abdullah al-Fihri. Selama hidupnya, Fatima Al-Fihri dikenal dengan sebutan ibunya anak-anak. Menurut ahli sejarah Mohammed Yasser Hilali, jargon itu muncul karena Fatima Al-Fihri peduli terhadap aktifitas sosial dan banyaknya pelajar yang diasuh olehnya.

Kini untuk menghormati jasanya, Tunisia bahkan membuat Fatima Al-Fihri Award pada tahun 2017, program yang bantu perempuan dapat akses pendidikan dan pelatihan profesional di Eropa dan Afrika Utara.

Fatima Al-Fihri jadi bukti kalau ilmu dan pendidikan enggak kenal gender maupun zaman. Dari abad ke-9, beliau sudah menunjukkan kalau perempuan juga bisa jadi pionir yang dapat mengubah dunia.

(BoRil)

BACA JUGA:

WoMind! Nerissa Rachmania: Dari MC hingga People Development, Pahami Audience!

Airbus A400M Resmi Perkuat TNI AU, Tanda Era Baru Modernisasi Alutsista Indonesia

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025