WoMind! Hanan Al-Hroub, Guru Palestina Pemenang Global Teacher Prize 2016 - sociolifemedia.com
Connect with us

Techno & Edu

WoMind! Hanan Al-Hroub, Guru Palestina Pemenang Global Teacher Prize 2016

SocioLife, Jakarta (16/10/2025) Kalau Bor Sis Lifers pikir guru inspiratif hanya ada di film atau serial sinetron, di kehidupan nyata ada Hanan Al-Hroub, sosok guru wanita smart asal dari Palestina yang berhasil memenangkan Global Teacher Prize 2016, alias penghargaan “Guru Terbaik Dunia”.

Kenapa menginspirasi? Hanan Al-Hroub bukan seorang guru dari sekolah elite atau mewah. Ia mengajar anak-anak pengungsian Palestina, yang kesemuanya merupakan para korban trauma karena konflik Palestina dengan Israel yang tak kunjung berakhir.

Hanan Al Hroub, ahli soal menangani anak-anak korban perang Palestina (Foto: euronews)

Latar Belakang Pahit Tapi Membentuk

Mengutip artikel lawas dari mubadalah.id (Nov/2023), Hanan Al-Hroub tumbuh dan besar di lokasi pengungsian dekat Bethlehem, sebuah kota di tepi Barat Palestina, wilayah yang hampir setiap hari bersentuhan dengan kekerasan. Hidup serba terbatas, makanan seadanya, dan rasa aman nyaris nggak pernah ada.

Motivasi jadi guru muncul setelah dua anaknya mengalami trauma berat. Mereka melihat langsung ayahnya ditembak tentara Israel. Sejak itu, keduanya berubah drastis  menjadi sering murung, agresif, dan prestasi sekolah ikut menurun.

Tambahan informasi dari BBC Indonesia, dalam pidato penerimaan hadiah, di acara Global Teacher Prize 2016, wanita kelahiran (6 Maret 1972) ini mengatakan profesi guru bisa mengubah dunia. “Saya bangga menjadi guru perempuan Palestina yang berdiri di atas panggung ini,” tambah Hanan Al-Hroub yang saat itu dinobatkan guru terbaik dunia dan memperoleh hadiah senilai US$1 juta.

Hanan Al Hroub, yang expert (ahli) soal menangani anak-anak korban perang ini, menegaskan uang yang diperolehnya tersebut digunakan untuk membantu dan mendukung para murid-muridnya.

Kisah perjalanan hidup seorang Hanan Al Hroub ini membuktikan bahwa, Pendidikan bukan hanya soal pelajaran tetapi juga soal menyembuhkan, memanusiakan, dan membawa harapan.

Buat Bor Sis, kisah ini jadi pengingat kalau guru bukan sekadar profesi, tapi kekuatan untuk mengubah dunia. Bahkan di tempat paling penuh ketakutan sekalipun.

(BoRil)

BACA JUGA:

BMKG: Ini Penyebab Cuaca Ekstrem Panas di Jakarta

Kemenkeu Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pegawai yang Menyeleweng

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025