Six Seven Jadi Kata Tahun 2025 Simbol Gaya Bicara Generasi Muda - sociolifemedia.com
Connect with us

Techno & Edu

Six Seven Jadi Kata Tahun 2025 Simbol Gaya Bicara Generasi Muda

Ilustrasi foto perempuan hijab sedang bercakap-cakap (Foto: Canva)

SocioLife, Jakarta (31/10/2025) Platform kamus daring Dictionary.com resmi menetapkan istilah “six seven” atau “6 7” sebagai Kata Tahun 2025. Istilah ini muncul dan berkembang pesat di kalangan anak muda, terutama di media sosial, sebagai bentuk ekspresi baru yang enggak memiliki makna formal, tetapi sarat nuansa budaya digital kekinian.

Menurut keterangan resmi Dictionary.com, “enam tujuh” sering digunakan sebagai kata seru dalam percakapan daring. Ungkapan ini dapat diartikan secara fleksibel mulai dari “mungkin”, “biasa saja”, hingga sekadar respons ringan yang terdengar absurd namun akrab di telinga generasi muda. Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa terus berevolusi mengikuti dinamika komunikasi internet dan gaya hidup digital.

Sementara, wolipop.detik.com  (30/10), menurut Steve Johnson, Direktur Leksikografi di Dictionary Media Group, fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa internet kini lebih bersifat emosional daripada rasional. “Saat orang mengucapkannya, mereka tidak sedang mengulangi meme. Mereka sedang mengekspresikan semangat,” ucap Steve Johnson, Direktur Leksikografi di Dictionary Media Group.

FYI, popularitas “enam tujuh” meningkat tajam sejak pertengahan tahun 2024 di berbagai platform seperti X (Twitter), TikTok, dan Instagram. Banyak kreator konten menggunakan istilah ini dalam video, caption, dan komentar, menjadikannya semacam simbol humor spontan dan ekspresi santai khas Gen Z.

Penetapan ini menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cermin budaya populer. Seperti halnya istilah viral di tahun-tahun sebelumnya, misalnya “gaslighting” (2022) atau “rizz” (2023) “enam tujuh” menandai pergeseran cara generasi muda mengekspresikan diri di dunia maya.

Dengan dipilihnya istilah ini, Dictionary.com menyoroti bagaimana kata-kata tanpa makna literal pun kini bisa merepresentasikan tren sosial, gaya interaksi, dan identitas digital masyarakat modern.

(BoRil)

BACA JUGA:

WoMind! Nerissa Rachmania: Dari MC hingga People Development, Pahami Audience!

SRMA 13 Bekasi Terapkan Pembelajaran Digital Lewat Tablet dan Smartboard

 

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025