SocioLife, Jakarta (14/08/2025) Kalau ada satu bahan parfum yang bisa satukan aroma sensualitas, ketenangan, dan nuansa tropis dalam satu semprotan, jawabannya adalah ylang-ylang (Cananga odorata). Di parfum, ylang-ylang sering jadi “jembatan” antara top notes segar dan base notes yang hangat.
Dikutip dari situs alphaaromatics.com, nama ylang-ylang berasal dari kata Tagalog, ilang, yang berarti alam liar. Beberapa orang berpendapat bahwa ini merujuk pada cara bunga-bunga ini menjuntai dan menari mengikuti arah angin.
Di dunia parfum, minyak esensial ylang-ylang juga populer disebut sebagai Ratu Parfum, lantaran aroma yang dimilikinya sangat kuat. Bahkan selama berabad-abad digunakan untuk penyembuhan (terapeutik) maupun sebagai bahan dalam beberapa wewangian paling ikonik di dunia.
Di antaranya sebut saja, Chanel #5 dan Guerlain Samsara (aroma klasik) sedangkan Tom Ford Soleil Blanc dan Estee Lauder Bronze Goddess (Tropical Luxury) serta Dior J’adore dan Le Labo Ylang 49 (Aroma Modern).
Selain memikat penciuman, aroma ylang-ylang juga dipercaya memiliki efek menenangkan dan mood-boosting (manfaat psikologis). Banyak ahli aromaterapi menyebutnya dapat membantu mengurangi rasa cemas dan meningkatkan rasa percaya diri—meskipun efek ini tetap bersifat subjektif.
Walau tidak ada ketentuan pasti, parfum dengan kandungan bunga kenanga ini cocok digunakan untuk pemakaian siang hari maupun malam hari. Baik pria maupun wanita juga dapat menggunakannya, tergantung perpaduan notes yang dipilih.
(BoRil)
BACA JUGA:
Ini Rahasia Tetap Bugar sampai Usia Senja
Mengenal Perilaku People Pleaser