SocioLife, Jakarta (17/03/2025) Fenomena ngabuburit yang muncul setahun sekali selama bulan suci Ramadhan sudah berkembang menjadi tradisi di tanah air. Tapi sebenarnya, apa, dan mengapa kegiatan menunggu buka puasa itu ada? Simak yuk penjelasannya di bawah ini.
Mengutip dari laman yatimmandiri.org ngabuburit adalah istilah yang kerap digunakan oleh masyarakat Indonesia selama bulan Ramadhan. Istilah ini merujuk pada waktu sore untuk menunggu adzan maghrib atau waktu berbuka puasa.
Ngabuburit dari Bahasa Sunda?
Bor Sis Lifers, bisa jadi banyak yang belum tahu kalau istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda. Dilansir dari Kamus Bahasa Indonesia terbitan LBBS (Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda), asal kata ngabuburit adalah “ngalantung ngadagoan burit” yang artinya bersantai sambil menunggu waktu sore.
Sedangkan, menurut KBBI, ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan di bulan Ramadan untuk menunggu adzan magrib. Biasanya, dimulai sejak pukul 16.00 sore (ba’da Ashar).
Fakta asal-usul ngabuburit
Istilah ngabuburit sudah ada dahulu kala, lebih tepatnya ketika kebudayaan Islam mulai menapaki tanah Sunda. Kegiatan ini semakin berkembang seiring dengan penyebaran agama islam di nusantara yang semakin pesat.
Jika zaman sebelum kemunculan gadget, anak-anak sering menghabiskan dengan permainan tradsional (meriam bambu atau bebeledugan) tetapi zaman now kegiatan menunggu buka puasa ini makain beragam sesuai budaya masyarakat setempat, misal seperti berbagi takjil.
Tradisi ngabuburit
Sejauh ini, ada berbagai tradisi ngabuburit Indonesia yang kerap dilakukan oleh masyarakat. Berikut daftar kegiatannya:
1. Mengaji dan belajar membaca Al-Quran
Ngabuburit dengan cara membaca Al-Quran memang menjadi kegiatan yang lazim umat Muslim lakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa, karena Ramadhan identik dengan bulannya Al-Quran.
2. Berburu takjil
Salah satu kegiatan yang dilakukan umat muslim selama ngabuburit adalah berburu takjil (takjil war) di pasar kaget. Tempat bertemunya antara pedagang aneka makanan dan minuman berbuka puasa dengan pembeli ini memang sifatnya sementara dan dadakan, selain hanya ada saat Ramadhan dan buka mulai sore hingga sepertiga malam yang awal.
3. Jalan-jalan Sore
Berjalan sore juga menjadi hal mengasyikan, pilihan tempat jalan-jalan biasanya yang menjadi tujuan banyak orang seperti pantai, pusat perbelanjaan, taman kota, masjid, wisata kuliner, dan lainnya. Dengan melakukan jalan-jalan sore maka waktu jadi tidak terasa.
4. Menyiapkan hidangan berbuka
Berbuka puasa tentu sudah menjadi salah satu momen yang paling ditunggu tentunya membuat minuman dan makanan takjil sendiri memiliki kepuasan tersendiri.
Bor Sis Lifers selain mencari hiburan, kegiatan ini mempunyai makna penting menurut Islam. Di mana umat Muslim bisa memanfaatkanya untuk kegiatan sosial atau berwisata religi.
(Boris)
.