SocioLife, Jakarta (24/01/2025) Judul di atas emang ngeri-ngeri sedap, kehadiran perusahaan start-up alias unicorn di Tanah Air di satu sisi membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia karena menciptakan lapangan kerja baru sementara di sisi lain membuat perusahaan dengan modal kecil seperti UMKM cemas.
Mengutip finance.detik.com unicorn kerap dikaitkan dengan perusahaan besar dengan banyak keuntungan.
Apa Itu Unicorn?
Menurut Investopedia, unicorn merupakan perusahaan yang mencapai tingkat nilai valuasi sebesar USD 1 miliar atau Rp 14 triliun lebih. Istilah ini umumnya digunakan dalam industri modal ventura.
Ciri-ciri Unicorn
Memiliki nilai valuasi tinggi
Karakteristik yang paling terlihat dari perusahaan unicorn adalah valuasinya yang tinggi. Para investor bersedia memberikan nilai yang tinggi pada perusahaan-perusahaan ini.
Pertumbuhan yang cepat
Berbeda dengan bisnis tradisional yang mungkin terus tumbuh seiring berjalannya waktu, unicorn seringkali melalui tingkat pertumbuhan yang luar biasa.
Menciptakan inovasi
Banyak unicorn menghadirkan produk atau layanan yang sudah ada dengan cara yang baru, lebih efisien atau ramah pelanggan.
Apa saja contoh bisnis startup? Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Blibli, Lazada, Gojek, Grab, Traveloka, Tiket.com, Mamikos, Ruangguru, Quipper, Halodoc, AkuLaku, OVO, LinkAja, Bibit, Lifepal, Sayurbox, Yummy Corp, dan Karya Karsa.
(Boris)