Detoks Ala Milenial, Lymphatic Self-Massage yang Lagi Hype - sociolifemedia.com
Connect with us

Health & Beauty

Detoks Ala Milenial, Lymphatic Self-Massage yang Lagi Hype

Ilustrasi (foto: Freepix)

SocioLife, Jakarta (19/09/2025) Lymphatic self-massage lagi jadi tren di kalangan Milenial dan Gen Z yang peduli kesehatan. Ini adalah teknik pijatan ringan dan lembut yang dapat mengurangi pembengkakan, mengurangi bengkak pada wajah, dan membantu Bor Sis Lifers santai alias rileks.

Tidak seperti pijat biasa yang butuh tekanan kuat, pijat limfatik cukup dilakukan dengan gerakan pelan dan ringan mengikuti arah aliran limfa menuju kelenjar (di leher, ketiak, hingga pangkal paha).

Dikutip dari artikel health.clevelandclinic.org (13/3/2025), Lymphatic self-massage alias pijat drainase limfatik (teknik pijat lembut) dapat membantu Bor Sis meredakan penumpukan cairan dan bahkan pembengkakan yang menyakitkan.

Lymphatic self-massage memiliki banyak manfaat, seperti membantu detoksifikasi alami tubuh, dapat mengurangi pembengkakan di wajah atau kaki, mengurangi rasa pegal, dan mendukung daya tahan tubuh serta mampu memberi efek relaksasi.

“Teknik pijat lembut ini menggerakkan cairan limfatik (alias getah bening) ke seluruh tubuh,” kata Tori Harsha, LMT, Terapis Pijat.

Asiknya, selain bisa mengujungi terapis atau ahli yang tepat untuk melakukannya. Bor Sis Juga dapat melakukan Lymphatic self-massage di rumah.

Berikut beberapa tips sebelum memulai sendiri di rumah.

Lakukan setelah mandi. Tori Harsha, LMT menyarankan untuk melakukan pijat mandiri ini setelah mandi atau berendam, saat tubuh Bor Sis sudah hangat.

Mulailah dengan latihan pernapasan. Melakukan beberapa teknik pernapasan dalam (deep breathing techniques) dapat membantu relaksasi.

Sentuhlah dengan ringan. Guna menghindari saraf terjepit, maka pijatlah dengan tekanan yang sangat ringan dan lembut. Misalnya, bagian wajah (usap dari tengah wajah ke arah telinga, lalu turunkan ke leher), dan untuk lengan (pijat dari pergelangan ke arah ketiak).

Tori Harsha, LMT, Terapis Pijat, mengingatkan sebaiknya hindari pijat limfatik saat tubuh sedang melawan penyakit. Kalau Bor Sis lagi kena infeksi sinus atau infeksi lain, tunggu dulu sampai minum antibiotik minimal seminggu sebelum melakukan drainase limfatik,” Ucapnya.

Lymphatic self-massage cocok banget untuk Milenial dan Gen Z yang ingin menjaga kesehatan dengan cara natural dan low effort.

 

(Boris)

BACA JUGA:

Atasi Dermatitis Atopik: Dari Pelembap Hingga Terapi Medis

Mengenal Astaxanthin dan Manfaatnya untuk Kulit

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025