SocioLife, Jakarta (03/04/2026) Gejolak geopolitik global yang berdampak pada pasokan dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dirasakan sektor logistik di Indonesia. Kondisi ini mendorong sejumlah perusahaan mencari solusi distribusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
PT Primarajuli Sukses (PRS), anak usaha PT Ever Shine Tex Tbk, menjadi salah satu yang mulai beralih ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk operasional distribusinya. Langkah ini didukung oleh KALISTA sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial.
Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, mengatakan keputusan ini diambil sebagai respons atas ketidakpastian pasokan BBM sekaligus untuk meningkatkan efisiensi operasional.
“Penggunaan truk listrik terbukti mampu menghemat biaya bahan bakar hingga 40%,” ujarnya.
Saat ini, PRS mengoperasikan enam truk listrik untuk distribusi rute Jakarta–Bandung. Selain itu, satu unit minibus listrik juga digunakan sebagai shuttle karyawan yang dapat dimanfaatkan untuk pengiriman barang saat tidak digunakan.
Hasil uji coba menunjukkan, Penghematan biaya energi hingga 40%, efisiensi operasional sekitar 27% per bulan, penurunan emisi hingga 30%
Dalam implementasinya, PRS menggunakan skema fleet-as-a-service dari KALISTA. Melalui skema ini, perusahaan tidak perlu melakukan investasi awal untuk pembelian kendaraan.
Seluruh aspek operasional, mulai dari perawatan, layanan purna jual, hingga sistem pemantauan berbasis digital, ditangani oleh KALISTA. Hal ini memungkinkan PRS fokus pada kegiatan distribusi.
Armada yang digunakan terdiri dari truk listrik dengan kapasitas angkut hingga 4 ton dan 2,5 ton. Dalam satu kali pengisian daya, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer.
Pengisian daya dilakukan saat waktu istirahat dengan durasi sekitar 40 menit, sehingga tidak mengganggu operasional distribusi.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya menuju target net zero emission 2060. Saat ini, sekitar 70% kebutuhan energi Ever Shine Group telah berasal dari energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Direktur Pengembangan Bisnis KALISTA, Yoga Adiwinarto, menilai penggunaan EV mampu menjadi solusi logistik yang lebih hemat biaya sekaligus ramah lingkungan.
Implementasi kendaraan listrik di sektor logistik tekstil ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia. Hasil awal yang positif dinilai membuka peluang bagi industri lain untuk melakukan transisi serupa.
Dengan efisiensi biaya dan pengurangan emisi yang signifikan, penggunaan kendaraan listrik diproyeksikan menjadi tren baru di sektor logistik ke depan. Keren!
(BoRil)
BACA JUGA:
Habis Mudik Lebaran? Jangan Lupa Cek 6 Komponen Ini, Biar Mobil Tetap Prima!
WFH 1 Hari Seminggu Resmi Diimbau Pemerintah, ini Aturan Lengkapnya!