SocioLife, Jakarta (30/09/2025) Belakangan ini viral berita tentang keracunan makanan di social media. Bor Sis Lifers, faktanya akibat keracunan makanan bisa bikin segala aktivitas harian langsung berantakan, enggak mau kan? Yuk simak gejala dan cara meredakannya.
Dikutip dari antaranews.com (29/9), Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menyampaikan bahwa beberapa jenis herbal bisa digunakan sebagai obat alami untuk meredakan gejala keracunan makanan.
“Penggunaan herbal atau jamu itu tergantung dari penyebab keracunan makanannya ya,” kata Inggrid Tania Ketua Umum PDPOTJI kepada Antara News.
Ia menyampaikan, keracunan makanan bisa terjadi karena kontaminasi virus, parasit, atau bahan kimia pada makanan akibat proses penyiapan, pengolahan, dan penyimpanan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Gejalanya mulai dari mual, muntah, diare, sampai perut kram.
Menurut Inggrid Tania Ketua Umum PDPOTJI, menambahkan beberapa bahan alami bisa membantu meredakan gejalanya selain tetap mencukupi cairan tubuh.
Air kelapa
Kaya elektrolit alami seperti kalium dan potasium. Bisa bantu cegah dehidrasi setelah muntah atau diare.
Jahe
Rebusan jahe segar (sekitar 10 gram) efektif mengurangi mual dan muntah. Bisa diminum hingga 4 gelas per hari.
Chamomile dan daun pepermin
Diseduh jadi teh untuk menenangkan perut. Daun mint segar juga bisa langsung dikunyah.
Adas, jintan putih, atau ketumbar
Air rebusannya bisa meredakan kram dan nyeri perut.
Yoghurt
Membantu menambah bakteri baik di usus, melawan bakteri penyebab keracunan. Perhatikan riwayat alergi sebelum konsumsi.
Pisang
Ramah untuk pencernaan sensitif dan kaya mineral penting bagi tubuh.
Meski herbal bisa membantu, keracunan makanan tetap butuh penanganan menyeluruh: pastikan cairan, nutrisi, dan istirahat tercukupi. Hindari penggunaan obat sembarangan tanpa resep dokter. Kalau gejalanya enggak juga membaik, segera periksa ke dokter agar tidak berisiko lebih serius.
(Boris)
BACA JUGA:
Teh dan Kopi Panas Ternyata Kaya Mikroplastik
Air Kelapa, Sahabat Perut Saat Keracunan?