Mengenal Astaxanthin dan Manfaatnya untuk Kulit - sociolifemedia.com
Connect with us

Health & Beauty

Mengenal Astaxanthin dan Manfaatnya untuk Kulit

Astaxanthin (Foto: unair)

SocioLife, Jakarta (12/09/2025) Banyak cara yang ditempuh untuk mendapatkan kulit yang sehat dan terlihat glowing. Salah satunya, Bor Sis Lifers bisa mulai dengan mengonsumsi Astaxanthin. Pigmen alami berwarna merah-oranye yang belakangan semakin populer dalam industri kecantikan dan kesehatan. Apa Itu Astaxanthin?

Dikutip dari laman unair.ac.id, Astaxanthin merupakan karotenoid xantofil yang terkandung dalam hewan laut, seperti salmon, lobster, udang dan kepiting.  Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan yang sangat kuat, bahkan disebut memiliki potensi lebih tinggi dibandingkan vitamin C, vitamin E, atau beta-karoten.

Langsung saja kita cek manfaatnya, yuk!

Melindungi dari Radikal Bebas

Astaxanthin mampu menangkal kerusakan kulit akibat paparan sinar UV (Ultraviolet) dan polusi. Dengan sifat antioksidannya, ia membantu mencegah penuaan dini seperti keriput, flek hitam, dan kulit kusam.

Meningkatkan Elastisitas kulit

Sejumlah studi menunjukkan bahwa konsumsi atau penggunaan astaxanthin secara topikal dapat membantu menjaga kelembapan kulit serta meningkatkan elastisitas, membuat kulit tampak lebih kenyal dan sehat.

Mengurangi Tanda Penuaan

Dengan kemampuannya melindungi kolagen dari degradasi, astaxanthin berperan dalam memperlambat munculnya garis halus dan kerutan.

Menenangkan Peradangan Kulit

Astaxanthin juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan kemerahan atau iritasi, cocok bagi kulit yang sering terpapar sinar matahari atau polusi.

Untuk mendapatkan manfaat Astaxanthin Bor Sis bisa memperolehnya lewat kemasan suplemen makanan (kapsul atau softgel), dan bahan aktif skincare (krim, serum, atau lotion) serta makanan alami seperti salmon liar, udang, atau mikroalga.

Info tambahan dari situs halodoc.com, meskipun bermanfaat bagi tubuh mengonsumsi Astaxanthin sebaiknya disertai dengan makanan sehat yang mengandung keju, mentega, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, telur utuh, ataupun cokelat hitam untuk memastikan penyerapan optimal, sehingga enzim pencernaan dapat membantu proses penyerapan.

Oh ya perlu diingat, anak-anak di bawah usia 10 tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi Astaxanthin, bila tanpa anjuran dari dokter

(BoRil)

BACA JUGA:

Penerapan Label Nutri-Level di Indonesia Mundur ke 2027, Apa Alasannya?

Puresia: Skincare Vegan Ramah Bumi, Lagi Hits di Darmawangsa #ILM

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025