SocioLife, Jakarta (02/03/2025) Melihat dari bentuk dan modelnya banyak yang mengira, sepeda listrik (selis) dan motor listrik (molis) itu sama, padahal kedua jenis kendaraan tersebut berbeda.
Mengutip dari selis.co.id secara fungsi, Selis hampir sama seperti Molis karena bisa bergerak dengan memutar stang/handle yang tenaganya bersumber dari baterai.
Nah, biar nggak gagal paham, berikut penjelasannya Bor Sis Lifers.
Kecepatan
Kecepatan maksimal selis hanya 25 km/jam sementara Molis memiliki kecepatan yang lebih tinggi, mulai dari 40 km/jam sampai ada yang lebih dari 100 km/jam, tergantung dari dinamo dan kapasitas baterainya.
Fitur
Selis dilengkapi dengan lampu utama, lampu belakang, dan reflektor sedangkan Molis lebih lengkap dengan lampu sinyal berbelok, layar informasi kecepatan, dan lainnya.
Dokumen
Molis dilengkapi dengan kelengkapan surat kepemilikan seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) layaknya motor konvensional, sedangkan Selis tidak ada.
Kapasitas Motor Penggerak dan Baterai
Selis dirancang untuk kecepatan rendah maka motor penggerak listrik berdaya kecil, Molis sebaliknya.
Jarak Tempuh
Jarak tempuh Selis berkisar antara 20-30 km, kalau Molis bisa mencapai 140 km dalam kondisi baterai penuh.
Daya Angkut
Keduanya sama-sama tidak bisa angkat beban terlalu berat, Selis dipatok maksimal 120 Kg sedangkan Molis 225 Kg.
Terakhir dan yang tidak kalah penting, yang namanya sepeda (selis) pasti ada pedal gowesnya sedangkan motor (molis) nggak punya.
(Boris)