SocioLife, Jakarta (11/03/2025) Meskipun sama-sama bermotif kulit, namun cara merawat tas berbahan kulit asli dengan kulit sintetis ternyata berbeda. Pasalnya, kulit sintetis terbuat dari bahan dasar plastik yang dilapisi bahan sintetis menyerupai kulit sedangkan yang asli sepenuhnya terbuat dari kulit hewan.
Melansir fimela.com, paparan sinar matahari, perubahan suhu ekstrem, kelembaban tinggi, dan perawatan yang tidak tepat dapat membuat lapisan kulit sintetis rapuh dan mengelupas.
Bagaimana cara merawatnya agar tetap awet dan bagus. Simak ulasannya di bawah ini.
1. Jaga agar tetap kering
Kalau terkena air atau basah segera usap dengan kain lembut dan hindari menyimpannya di tempat yang lembab. Pastikan tas benar-benar kering sebelum menyimpannya.
2. Simpan dengan baik
Jangan menumpuk atau menggantung tas secara sembarangan. Simpan tas di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari tekanan serta gunakan dust bag untuk melindungi tas dari debu dan kotoran.
3. Oleskan pelembab kulit
Sama seperti kulit manusia, kulit sintetis juga butuh pelembab, gunakan cairan khusus kulit sintetis secara berkala untuk menjaga kelembaban dan elastisitas bahannya.
4. Jauhkan dari parfum
Hindari kontak langsung antara tas dengan cairan seperti parfum, minyak wangi, dan kosmetik karena cairan-cairan tersebut bisa merusak lapisan kulit sintetis.
5. Jangan terlalu sering menggunakannya
Kalau mau awet dan terhindar dari terik matahari serta gesekan benda asing, sebisa mungkin jangan terlalu sering memakainya. Untuk itu perlu sikap lebih bijaksana lagi dalam hal pemakaian, bisa selang seling dengan tas lainnya.
Moga bermanfaat yah Bor Sis Lifers.
(Boris)