Jantung Berdebar Saat Jatuh Cinta, Normal atau Tidak? - sociolifemedia.com
Connect with us

Health & Beauty

Jantung Berdebar Saat Jatuh Cinta, Normal atau Tidak?

Ilustrasi pasangan yang sedang merasa jatuh cinta (Freepix)

SocioLife, Jakarta (28/09/2025) Banyak orang menggambarkan sensasi jatuh cinta seperti “kupu-kupu di perut” atau jantung yang berdegup kencang. Tapi, apakah jantung berdebar saat jatuh cinta itu normal secara medis? Yuk cek penjelasannya.

Dilansir dari situs detikhealth.com (25/9), ketika sesorang sedang jatuh cinta atau merasa tertarik pada seseorang, otak melepaskan sejumlah zat kimia, seperti dopamin, oksitosin, dan adrenalin.

Spesialis jantung dr Aditya Agita Sembiring, SpJP menjelaskan bahwa jantung berdebar saat jatuh cinta adalah hal yang normal. Kondisi ini termasuk respons fisiologis tubuh. “Sehat malah. Ini adalah respons fisiologis tubuh. Ketemu perempuan ditaksir, berdebar. Dikejar anjing misalnya, berdebar,” kata dr Aditya, Spesialis jantung.

Adrenalin inilah yang memicu respons tubuh mirip “fight or flight”, sehingga detak jantung jadi lebih cepat, telapak tangan berkeringat, dan wajah bisa memerah. Kondisi ini adalah reaksi fisiologis normal yang menandakan tubuh sedang berada dalam kondisi euforia emosional.

Sementara, menurut American Heart Association (AHA), emosi kuat seperti cinta, cemas, atau stres dapat memengaruhi ritme jantung dalam jangka pendek.

Normal bila terjadi sesekali, terutama saat berada dekat dengan orang yang disukai. Timbul rasa gembira, antusias, atau sedikit gugup. Namun ini perlu diwaspadai, jika jantung berdebar terjadi sangat sering, bahkan saat tidak ada pemicu emosional.

Detak jantung terasa tidak teratur (skip beat). Disertai gejala lain seperti nyeri dada, sesak napas, pusing, atau pingsan.

Dalam kasus ini, jantung berdebar bisa mengindikasikan aritmia atau gangguan irama jantung, sehingga perlu pemeriksaan medis lebih lanjut. Menurut Mayo Clinic, aritmia yang tidak ditangani bisa meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular.

Untuk itu cara menenangkan jantung saat Bor Sis gugup atau jatuh cinta, dianjurkan menarik nafas dalam untuk menurunkan kadar adrenalin.

Lalu, mengalihkan fokus dengan berbicara atau beraktivitas ringan serta olahraga rutin dan tidur cukup agar jantung lebih stabil.

(Boris)

BACA JUGA:

Air Kelapa, Sahabat Perut Saat Keracunan?

Jangan Nekat Minum Teh saat Perut Kosong, ini Risikonya!

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025