Kasus Toko Bakery “Gluten-Free” Palsu Viral, Punya Efek Samping - sociolifemedia.com
Connect with us

Health & Beauty

Kasus Toko Bakery “Gluten-Free” Palsu Viral, Punya Efek Samping

SocioLife, Jakarta (14/10/2025) Viral di media sosial tentang dugaan penipuan produk makanan berlabel “gluten free, dairy free, dan vegan” yang ternyata enggak sesuai klaim penjual. Terkait hal ini apa betul berbahaya bagi jiwa seseorang?  Yuk simak penjelasannya.

Melihat postingan @pandemictalks, ada seorang ibu dengan  akun Instagram @feliz88eliz melaporkan bahwa anaknya yang berusia 17 bulan mengalami ruam dan pembengkakan parah setelah mengonsumsi roti dari toko langganannya.

Setelah dilakukan uji laboratorium, terungkap bahwa produk tersebut mengandung gluten dan protein susu, meski dipasarkan sebagai produk bebas gluten dan bebas dairy. Belakangan diketahui, roti tersebut adalah produk biasa yang di-repack dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Kondisi anak saya sudah membaik. Fokus saya kemarin menyehatkan anak saya dulu, baru hari ini saya urus tindakan saya,” ucap korban dengan akun Instagram @feliz88eliz.

Dilansir web halodoc.com (30/10/2020), gluten sebenarnya aman untuk kebanyakan orang. Tapi bagi mereka yang punya kondisi medis seperti penyakit celiac, alergi gandum, atau sensitivitas gluten, gluten bisa sangat berbahaya.

Nah kalau orang dengan kondisi tersebut enggak sengaja mengonsumsi gluten, tubuh mereka bisa bereaksi dengan gejala seperti diare, ruam dan kulit gatal, bengkak di beberapa bagian tubuh serta lemas atau kepala pusing.

Pada beberapa kasus, reaksinya bisa cukup parah sampai mengganggu aktivitas harian atau harus dirawat. Sebab itu, makanan berlabel gluten free enggak boleh main-main. Kesalahan informasi bisa membahayakan kesehatan orang lain.

Kasus roti dengan gluten free “palsu” mengundang perhatian Arzeti Bilbina Anggota Komisi IX DPR RI yang mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertindak tegas terhadap dugaan penipuan sebuah toko roti (bakery) online yang mengklaim menjual produk bebas gluten, susu, gula, dan vegan.

“Tindakan tersebut enggak hanya menyesatkan konsumen, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan tertentu.” Tutuo Arzeti Bilbina Anggota Komisi IX DPR RI di Jakarta seperti dikutip antaranews.com (10/10).

(BoRil)

BACA JUGA:

Tips Nyaman Pakai Tas Bahu Tetap Stylish tanpa Pegal

Pemanis Nol Kalori, Alternatif Sehat atau Cuma Tren?

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025