SocioLife, Jakarta (20/10/2025) Warga pemukim di DKI Jakarta wajib waspada jika melakukan aktifitas di luar saat hujan turun, pasalnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyatakan kalau air hujan mengandung mikroplastik. Aman enggak?
Melansir antaranews.com (18/10), Asep Kuswanto, Kepala DLH DKI Jakarta, menyatakan jika ini adalah alarm lingkungan yang harus direspons secara cepat dan kolaboratif. Polusi plastik kini sudah sampai di langit Jakarta.
Tambahan info melihat postingan terbaru Instagram @ussfeds, menurut peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova, mengumumkan hasil temuan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, dan sudah sejak tahun 2022, tim dari BRIN mendeteksi mikroplastik dalam setiap sampel air hujan yang diambil dari wilayah di DKI Jakarta.
Partikel-partikel ini terbentuk dari penguraian sampah plastik di udara yang disebabkan oleh aktivitas perkotaan sehari-hari, sebagaimana dilaporkan oleh
Lebih lanjut, menurut Asep Kuswanto, Kepala DLH DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama ini Pemerintah Provinsi mengeluarkan (Pergub Nomor 142 Tahun 2019) tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.
Jakstrada Persampahan yang menargetkan 30% pengurangan sampah dari sumbernya lalu Perluasan bank sampah dan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di berbagai wilayah serta Program daur ulang berbasis komunitas agar plastik tidak lagi berakhir di tempat terbuka
Kesimpulannya, temuan mikroplastik dalam air hujan menjadi pengingat bahwa polusi plastik kini enggak lagi terlihat melainkan melayang di udara yang kita hirup.
(BoRil)
BACA JUGA:
Waspadai Alergi Gluten Pahami Gejala dan Solusinya
Cegah Migrain Saat Cuaca Panas Terik