Pecinan Glodok: Rasa di Tengah Jakarta #IloveMonday - sociolifemedia.com
Connect with us

Lifestyle

Pecinan Glodok: Rasa di Tengah Jakarta #IloveMonday

Gapura Pecinan Town (Foto: Jakarta Tourism)

SocioLife, Jakarta (11/08/2025) Jakarta penuh dengan ragam cerita, dan salah satu yang menarik adalah bila kita membahas kulineran di Pecinan Town Glodok. Dikenal juga sebagai jantungnya Tionghoa Jakarta yang sejak abad ke-17 populer sebagai pusat perdagangan dan kuliner, main ke lokasi ini selepas pulang kerja mungkin bisa mengurangi rasa penat di hari Senin ini.

Cocok untuk Bor Sis yang doyan kongkow sambil berburu kulineran. Glodok bukan cuma destinasi, tapi juga pengalaman budaya yang lengkap, rasa, aroma, dan sejarah berpadu dalam setiap suapan.

Dikutip dari situs tvrijakartanews.com, selain sebagai pusat perdagangan, Glodok juga telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Pecinan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Status ini semakin memperkuat daya tarik kawasan ini sebagai destinasi wisata heritage.

Penjaja makanan di Pecinan Town (youtube)

Wisatawan yang datang tidak hanya bisa menikmati kuliner dan belanja, tetapi juga menjelajahi bangunan bersejarah dengan arsitektur klasik yang memadukan gaya Eropa dan Tiongkok. Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah Pancoran Chinatown Point, destinasi baru dengan konsep citywalk dan mal tematik yang menyajikan pengalaman wisata modern di tengah sejarah yang kaya.

Yuk kita jelajah bersama! Seperti terlihat dalam YouTube @Vlog Ivan, untuk memasuki Kawasan ini Anda bisa melalui gapura Selamat Datang Kawasan Glodok Pancoran, dan seketika suasana khas Pecinan langsung terasa.

Jalan-jalan sempit dipenuhi aroma masakan, papan toko beraksara Mandarin, dan deretan penjual yang memadukan resep turun-temurun dengan inovasi kekinian. Di sinilah gaya hidup kuliner urban dan tradisional bertemu ikon kuliner yang wajib dicoba.

Di Pecinan Town Glodok, Bor Sis bakal menemukan beragam makanan dan minuman tradisional, seperti Kopi Es Tak Kie  yang ditawarkan Warung kopi legendaris (sejak 1927), favorit para penikmat kopi hitam klasik. Atau Gado-Gado Direksi (perpaduan unik antara kuliner lokal dengan sentuhan Pecinan).

Makanan Laksa di rumah makan Laksa Lao Hoe (Youtube)

Enggak hanya itu, ada menu Laksa Lao Hoe Glodok yang disajkikan oleh rumah makan Laksa Lao Hoe, keunikan rumah makan ini lantaran memiliki struktur dan desain bangunan yang tidak pernah berubah sejak zaman Batavia, atau sekarang yang dikenal sebagai Kota Jakarta.

Mulai dari ornamen lantai, meja hingga kamar mandi masih menggunakan hiasan vintage. Berlokasi di Petak Sembilan gang kodok, Glodok Laksa Lao menjadi salah satu kuliner populer di wilayah itu. Uniknya pengunjung akan dijamu oleh para lansia yang masih melestarikan usaha rumah makan ini.

Selain itu, menu best seller di sini adalah Laksa Bogor yang berisi bihun, toge, bawang, kemangi dan dipadukan dengan kuah kuning dengan tekstur kental. Tak hanya laksa, Mi Belitung juga menjadi pilihan favorit para pengunjung. Untuk seporsi makanan ini terdapat mie kuning, udang, potongan kentang, tahu dan ketimun.

Banyak sekali, kan? Sekarang tergantung selera Bor Sis mau makan atau minum apa. Oh ya sedikit tips, siapkan uang tunai, karena sebagian pedagang belum menerima pembayaran digital. Juga jangan ragu bertanya soal bahan dan cerita di balik makanan, biasanya para penjual senang untuk berbagi kisah. Hehe.

(Boris)

BACA JUGA:

UMKM Minta Platform Digital Kayak GoFood Turunin Biaya Layanan

I Love Monday, Padel Simulator: Main Padel Enggak Harus Panas-panasan, Bor Sis!

 

 

 

Trending

Editorial Team

         
             

Head Office

             

Antasari Park (2nd Floor)

             

JL Pangeran Antasari No.61

             

Cipete Utara - Kebayoran Baru

             

Jakarta Selatan

           
       
           

Contact Us

           

redaksi@sociolifemedia.com

       
 

Sociolife Media Copyright 2025