SocioLife, Jakarta (19/11/2025) Di Tanah Air olahraga padel lagi naik daun, tetapi perlu diingat, aktivitas ini termasuk kategori high intensity. Jangan dianggap sepele! Gerakannya cepat, banyak perubahan arah, dan menuntut respons tubuh yang gesit. Berikut tips resiko terhindar cidera saat ber-padel ria.
Bor Sis yang jarang berolahraga lalu dadakan (tiba-tiba) ikut bermain karena euforia, risiko cedera justru meningkat, terutama pada lutut, karena otot paha dan betis belum siap atau pemanasan belum optimal.
Disebutkan dr. Bambang Sunarto dalam unggahan reel Instagram @hallodoc, cedera yang umum terjadi saat bermain padel sama dengan olahraga raket lainnya.
Tennis elbow
Peradangan pada tendon di sekitar siku akibat gerakan memukul berulang.
Keseleo pergelangan kaki
Biasanya terjadi karena mendarat tidak stabil, gerakan mendadak, atau posisi kaki yang salah.
Cedera bahu
Diakibatkan gerakan ayunan berulang atau penggunaan tenaga berlebih.
Nah, enggak mau kan? Sebab itu, dr. Bambang Sunarto menyarankan jika enggak mau cidera, sebaiknya melakukan pemanasan minimal (10–15 menit) untuk mempersiapkan otot dan sendi. Lalu, bermain dengan cara (teknik) yang benar, terutama saat memukul dan bergerak lateral.
Oh ya, jangan terlalu memaksakan diri kalau sudah merasa lelah, karena risiko cedera bisa meningkat. Last but not least, berhenti jika sudah mulai muncul rasa sakit, lalu istirahat untuk memulihkan otot.
Seandainya terlanjur dan mengalami misal cedera lutut, segera ditangani dengan profer. Sebab kalau dibiarkan terlalu lama dapat berkembang menjadi keluhan kronis, menyebabkan nyeri berkepanjangan, pembengkakan, hingga membatasi aktivitas harian.
Antisipasi awal, dr. Bambang Sunarto menyarankan, jika setelah olahraga lutut terasa ngilu, segera oleskan atau semprotkan produk pereda nyeri yang tersedia, kemudian istirahatkan sendi sebelum kembali beraktivitas.
Salam olahraga!
(BoRil)
BACA JUGA:
Tahan Napas Dalam Air Hampir 30 Menit, Freediver Kroasia Pecahkan Rekor Dunia
Buah Kiwi Efektif Buat Gen Z yang Susah BAB, ini Penjelasannya