SocioLife, Jakarta (29/12/2025) Pergi tamasya bareng anak balita (bawah lima tahun) bisa menjadi kenangan tersendiri bagi para orang tua namun terkadang melupakan soal kesehatan. Alih-alih senang tetapi penyakit datang kemudian. Enggak mau kan? Di bawah ini ada saran jitu dari dokter spesialis anak.
Dikutip dari antaranews.com (23/12), Dokter Spesialis Anak subspesialis Respirologi, dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A.(K), mengingatkan orang tua untuk lebih waspada terhadap penyakit yang kerap muncul saat libur akhir tahun, terutama pada anak.
Salah satu langkah utama adalah melengkapi imunisasi, khususnya yang berkaitan dengan penyakit saluran pernapasan seperti influenza.
Menurut dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A.(K), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling sering muncul saat liburan. Gejalanya meliputi batuk, pilek, dan demam, yang umumnya menular di tempat ramai dengan sirkulasi udara kurang baik. Selain itu, gangguan pencernaan seperti diare, muntah, dan sakit perut juga kerap terjadi akibat makanan yang tidak higienis atau terlalu pedas dan asam.
Faktor cuaca dan aktivitas juga perlu diantisipasi. Udara dingin bisa memicu flu, cuaca panas berisiko menyebabkan heatstroke dan sunburn, sementara musim hujan meningkatkan risiko penyakit seperti campak dan demam berdarah. Aktivitas berlebihan pun dapat memicu cedera ringan hingga terkilir.
Sebagai antisipasinya, para orang tua disarankan menyiapkan masker khusus anak, membawa obat dasar seperti paracetamol, menghindari area dengan asap rokok, serta memilih lokasi dengan ventilasi udara baik.
Selain itu, dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A.(K) juga menegaskan agar sebelum berangkat liburan untuk menyusun jadwal liburan yang simple supaya anak tetap punya waktu istirahat dan makan yang cukup.
(BoRil)
BACA JUGA:
Rekomendasi Destinasi Libur Nataru Ramah Keluarga di Indonesia
Jetpack Bukan Lagi Mimpi, Alat Terbang Pribadi Jadi Solusi Bebas Macet